Bogor, (berandasumut.com) – Perjalanan hidup Samsul Ma’rif, yang dikenal luas dengan nama Raja Bacot di TikTok dan YouTube, menjadi bukti bahwa dunia konten digital mampu membuka peluang ekonomi baru bagi siapa saja yang tekun dan konsisten.
Pria kelahiran Bogor, 17 Januari 1994 ini pernah bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) selama tujuh tahun. Meski telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi (S1), ia tetap harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup melalui profesi tersebut.
Cobaan terberat datang saat pandemi COVID-19. Samsul mengaku sempat terlilit utang hingga sekitar Rp50 juta. Kondisi itu menjadi titik terendah dalam hidupnya dan mendorongnya mencari peluang baru di dunia digital.
Perubahan besar terjadi ketika ia mulai serius membuat konten bertema sepak bola dan melakukan live streaming game eFootball. Berkat konsistensi menghasilkan konten yang menghibur, akun Raja Bacot di TikTok dan YouTube semakin dikenal masyarakat. Dari aktivitas sebagai kreator konten dan live streamer tersebut, Samsul berhasil melunasi seluruh utangnya.
Keberhasilan itu juga membawanya mewujudkan impian yang selama ini diidamkan, yaitu berangkat umrah bersama sang ibu serta membangun rumah dari hasil yang diperoleh di dunia digital.
Di luar aktivitas sebagai kreator konten, Samsul juga aktif sebagai anggota Komunitas Stand Up Indo Kota Bogor, yang turut mengasah kemampuan komunikasi dan menghiburnya di depan publik.
Saat ini, akun Raja Bacot telah memiliki lebih dari 600 ribu pengikut di TikTok dan lebih dari 100 ribu subscriber di YouTube. Kontennya yang berfokus pada sepak bola dan live streaming eFootball terus menarik perhatian para penggemar.
Kisah Samsul Ma’rif atau Raja Bacot menjadi inspirasi bahwa kerja keras, kreativitas, dan konsistensi dapat mengubah kehidupan. Dari seorang pengemudi ojol yang pernah terlilit utang, kini ia berhasil membangun karier sebagai kreator konten digital sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarganya. (ds)

